Ku kisahkan kisah di ujung pembaringan,
Kisah lama bernestapakan duka,
Dengan asa rona kebahagian menghampiri
Kisah setengah lama dan setengah baru
Tak ada perbedaan
Dua wujud dalam hal kesamaan
Bagai satu tubuh merasa
Berlekak lekuk atas paras terberi
Namun keadaan masa terletak berbeda
Dua gadis dalam kesamaan


Satu berada dalam hamparan dunia luas
Satu dalam sekat kotak kelam
Tak mampu bertukar
Andai sebuah jiwa dapat digadaikan maka terberi
Andai sebuah jiwa dapat di tempah maka tertukar
Gadis etos lain menghampiri kepenatan dalam kelam
Bercerita kemenarikan dunia
Namun tiada senyuman penghampiri
Hingga waktu telah habis
Bagai pembesuk mengunjungi penjara
Pantaskah?
Entahlah
Satu baitan janji terurai
Pembebasan dalam kelam
Dalam kotak tanpa cahaya selain lentera
Namun kini penerangan menyesatkan
Tangisan terurai
Berharap membebaskan malah terpenjara tanpa juraji
Tak mengenal diri
Lalu bagaimana dengan pembebasan pada gadis penjaga ketat kotak misteri?
Tiada mampu menyatu satu tubuh
Terbagi dalam sekat
Dengan seribu sifat dan karakter
Penyatuan hingga misteri terungkap
Hingga sang gadis kelam menagih janji
Namun tak mendengar
Karena gadis cahaya telah tersesat
Tak mengenal diri
Satu bagian hilang
Mereka adalah satu
Terpisah dalam dogma kehidupan
Hingga memunculkan dominan
Gadis itu masih merintih dalan gelap
Dan bertanya kesalahan
Namun misteri tertawa
Atas pertanyaan bodoh sang gadis
Mereka terpisah
Hingga pelengkapan tidak ada
Bagai tubuh dalam jarak
Cerita tak pernah usai
Karena tiada tau akhirnya
Kisah ini sengaja ku curi dari lembaran waktu
Agar para penikmat memahami kehadirannya
Pada Jiwa
Pada raga
Pada gelora dan nafsu
Maka sajak dan untaian ini tak kan berakhir
Karena kertas tanpa batas
‪#‎pencurian‬ kisah zaman