Hanya nafas malam membangunkanku
Menyadarkan hari dalam pernyataan hati
Untuk sebuah kalimat tanpa kata
Cinta,
Dulu kebencian menyelimuti hati atas namanya
Kini tiada membenci
Tiada menyanjung lebih
Kejahatan hati peran utama dalam hidupku
Melambungkan ketinggian
Kemudian menghempas sesuka hati
Bukan kemauan kata
Namun takdir memilih
Aku tanpa arah tapi berarah
Aneh

0 Komentar