Sihir merupakan ilmu gaib yang tidak nyata dan tidak dapat dibuktikan secara real keberadaannya. Dan anggapan setiap orang oada suatu ilmu sihir berbeda-beda tergantung pada pola fikir seseorang tersebut. Sihir sudah dari dari peradapan dahulu hingga peradapan saat ini. Walaupun di area katanya yang sudah modern ini, tapi sihir masih tetap dilestarikan oleh sekelompok orang-orang yang merasa bahwa ilmu sihir sangat hebat dari ilmu lain. Tanpa kita sadari mungkin mereka yang memiliki ilmu sihir berada di tengah-tengah kita, bercampur dengan masyarakat umum lainnya dan menjalani hidup seperti masyarakat lainnya.

Jika kita temui orang-orang yang memiliki ilmu sihir tamparemen mereka akan lebih tinggi dengan emosi tidak stabil, atau bisa dikatakan dalam bahasa kita, merasa sok hebat. Setiap orang yang memiliki ilmu mau apa pun ilmu pasti akan merasa seperti itu. Maka dari itu saya merasa salut bagi mereka yang pengetahuan tinggi tapi masih bisa menundukkan keegoisan dan sombong mereka.




Sihir itu dibagi menjadi dua, berdasarkan yang saya baca dari buku-buku. Yaitu sihir modern atau yang ada pada saat ini dan sihir kuno yang memiliki kekuatan luar biasa katanya, dan penebusan yang luar biasa, katanya sihir kuno lebih ampuh dan sangat berbahaya dari sihir yang saat ini, itu kenapa sihir kuno tidak dipelajari lagi. Setiap daerah yang ada di dunia ini memiliki ilmu sihir ciri khas daerahnya masing-masing. Entahlah sampai saat ini masyarakat masih belum lepas dari ilmu sihir padahal zaman sudah sangat maju. Malah bahkan ilmu sihir sekarang mengalami yang namanya revolusi, akan sangat berbahaya jika ilmu sihir berkaloborasi dengan teknologi.

Aku pernah jumpai ilmu sihir bisa menyentuh manusia, secara teknis bekerja dengan memberikan ilusi pada korbannya, dengan mensugesti fikiran korban sehingga terlihat jelas dan terjadi pada diri korban. Inilah yang akan terjadi dan menimbulkab efek pada korban. Maka orang yang tidak dapat terkena iluso tidak akan berpengaruh. tapi jarang manusia yang tidak berpengaruh oleh bisikan maupun kata-kata dari pelaku. Kita hanya bisa berlindung kepada Sang Maha Pemilik Ilmu.

Lalu bagaimana dikatakan bahwa jin bisa menebak apa yang difikirkan manusia? Saya mengira juga begitu bahwa jin bisa membaca fikiran manusia karena lihat saja setiap kita tanya pada orang yang memiliki ilmu itu akan dengan mudah membaca semua hal yang tidak pernah kita ceritakab atau dia bisa tahu apa yang kita fikirkan. Begini teknisnya, ini berdasarkan pemahaman dan yang saya amati. Manusia lahir ke dunia ini memiliki ruh, sukma, jin Qorin dan lainnya yang bentuknya, sifatnya sama dengan manusia yang dilahirkan. Jin Qorin adalah jin yang dimiliki setiap manusia yang bertugas menggoda manusia untuk berbuat hal negatif. Jin Qorin selalu berada pada manusia yang diikutinya sejak lahir, (skip, masalah jin Qorin akan kita bahas di tulisan selanjutnya),

Jadi yang menyebabkan mereka bisa mengetahui jalan kehidupan tanpa bertanya karena jin mereka berkomunikasi dengan jin Qorin. Otomatis semuanya benar, karena mengingat jin Qorin dari lahir, di mana pun, kapan pun selalu bersama kita. Lalu bagaimana dengan mereka bisa tahu apa yang ingin kita lakukan, atau dapat dikatakan mereka bisa membaca fikirna kita. Jin memang dapat masuk ke sistem aliran darah manusia bahkan kesistem lainnya, untuk mengetahui tentang fikiran tentu jin masuk ke dalam sistem saraf. Tapi tetap saja mereka hanya bisa masuk karena mereka tidak bisa membaca apa yang ingin kita lakukan selanjutnya. Mereka hanya menebak lalu mensugesti kita sehingga terjadi apa yang benar dikatakan oleh mereka. Seperti itulah sistem kerja mereka.

Sihir itu dibantu oleh bantuan jin, mereka tidak nyata. Lalu kenapa kita sibuk memikirkan sesuatu yang tidak terlihat. Menyakini boleh karena mengingat iman kepada hal yang gaib, tapi masalah gaib hanya milik Allah, sudah sepatutnya kita serahkan kepada Allah. Bagi kita yang menjadi target sihir tidak perlu pusing memikirkan atau menyambut sugestinya, karena pada akhirnya nanti kita yang akan susah dan akhirnya sihir itu berpengaruh pada kita. Jadi timbul perkataan bahwa sihir itu hebat.

Satu hal yang masih saya tidak mengerti tentang bagaimana  waktu masa atlantis, lumaria dan peradapan yang sangat maju lainnya dapat hidup berdampingan dengan sihir dan tidak merugikan, dalam arti ada sihir putih. Apakah disetiap diri manusia, di setiap DNA manusia memiliki pengetahuan tentang sihir? 

Kita tahu di dunia yang komplek ini, pada kihisupan kita di dunia ini terlahir berbagai anka dengan kemampuan yg luar biasa. Ada yg memili kemampuan pada umumnya, ada yang memiliki kemampuan di bawah pada umumnya dan ada yang memiliki kemampuan di luar batas pada umumnya yang sering disebut masyarakat anak berbakat atau indigo. Tapi setiap ilmu bisa dipelajari dan perbedaan yang memiliki kemampuan adalah terletak pada pembenaran dan keyakinan. Masalah ini sepertinya tidak akan saya bahas mendalam karena hal ini sangat panjang pembahasannya.

Finally sihir hanya ilusi, bekerja mensugesti, dan cara agar tidak berpengaruh adalah melawan sugesti tersebut, melawan ilusi tersebut. Karena sihir mengotak atik fikiran kita.

Terima kasih