Kamu mencintai seseorang?
Kamu tulus kepadanya?
Lalu sikapnya hanya dapat membuat sakit?
Tapi kamu tidak bisa meninggalkannya karena rasa cinta kamu kepadanya?


Sekarang aku hanya bisa bilang gini, sampai kapan kamu akan berada dalam keterpurukan yang kamu buat sendiri. Seseorang mencintai kamu pasti akan memperlakukan kamu dengan sangat istimewa tanpa syarat. Aku yakin kamu merasa penat, tapi kamu tidak berani keluar dari keadaan yang mengikat kamu saat ini. Ada banyak ketakutan yang beradu di fikiran kamu. Aku yakin pasti kamu berfikir takut tidak menemukan orang yang bisa kamu cintai seperti kamu mencintai dia. Atau kamu takut pada hubungan baru yang cepat menyakitkan. Atau kamu malas untuk mencari yang baru. 

Yakinlah jika kamu meninggalkan satu orang yang tidak menghargai kamu. Maka Tuhan akan mempertemukan kamu dengan orang yang lebih baik dari yang kamu temukan saat ini. Tuhan adil dan sangat adil. Tapi untuk mencapai sesuatu yang luar biasa maka kamu perlu melepaskan yang tidak luar biasa "Dia yang mempermainkan kamu," Lupakan dia, dan tinggalkan dia. Mengapa Tuhan memberikan jalan cerita seperti ini? Karena Tuhan ingin melihat seberapa pantas kamu memiliki yang luar biasa.

Ingat butuh keberanian dan tekat untuk keluar dari masalah ini. Dan jangan pernah trauma dengan segala kesakitan yang diberikan, walau aku akui sendiri memang sangat menyakitkan. Ketulusan kita telah dipermainkan karna satu hal, kita terlalu baik. Sehingga semua orang hanya mempermainkan. Tidak untuk kesekian kali, ayolah keluar dari situasi ini.

Ingat satu hal, gak ada namanya kesibukan tanpa kabar jika kamu prioritasnya, jika kamu orang yang paling penting baginya. Dia akan selalu berusaha memberi kabar agar kamu tidak cemas. Atau dia akan memberi kabar prediksi untuk beberapa hari tidak memberi kabar karena suatu masalah agar kamu tidak bertanya-tanya dan merasa gelisah karena tanpa kabar. Yang jelas dia akan berusaha membuat kita selalu merasa tenang dan tidak cemas, jika kita memnag berarti bagi dia. Aku tahu pasti gimana rasanya merasa kawatir karena tidak mendengar kabar pasangan kita. Bukan takut dia selingkuh, kalau pun ada seseorang yang lebih dari aku pasti aku iklasin. Mungkin seseorang itu bisa memberikan yang lebih baik dari aku. Tapi aku hanya kawatir apakah masih sehat atau tidak? apakah masih hidup atau tidak? Dalam kesulitan apa? Tapi pasangan hanya menganggap pengganggu, tidak mengerti bahwa kabar darinya sangat berarti. 

Jika Tuhan sudah membuat kita diperlakukan seperti itu maka itu tandanya dia bukan milik kita, dia bukan jodoh kita. Mau dipaksa gimana pun, mau namanya di bawa dalam do'a pun. Jika dia bukan jodoh kita maka dia akan tetap memperlakulan kita dalam seenaknya. Itulah cara Tuhan menegur kita untuk melepaskannya. Dari sebuah rasa sakit yang dia beri, dalam air mata yang terus keluar saat dia menyakiti. 

Jika kamu tidak melepaskannya. Lalu kapan lagi jodoh sejati kamu akan datang. Semua ada perjalanan penuh petualangan hidup untuk menempah diri menjadi lebih kuat sebelum bersama dengan jodoh. Melepaskan mungkin sulit, tapi yakinlah kamu akan terbiasa tanpa kehadirannya. Toh dia sering juga menghilang tanpa kabar, jadi bukan hal sulit untuk melangkah ke depan yang lebih bahagiah.

Jika kamu terus mempertahankan dia hingga menuju membentuk rumah tangga. Bisa jadi dia juga memperlakukan kamu sama seperti saat ini. Dia akan pergi tanpa kabar dengan berbagai alasan yang seolah rasional. Padahal sebenarnya dia tidak sedang melakukan apa-apa. Dia hanya mempermainkan kamu karena dia senang telah menjadi berarti dan terpenting dalam hidup kamu. Jadi dia merasa berhak untuk mengatur hidup kamu. 

Aku hanya gak habis pikir kenapa semesta membentuk orang-orang seperti ini. Menyakiti tanpa ada rasa bersalah yang hinggap pada hati dia. Apa salahnya pergi saja dan jangan lagi kembali. Aku rasa bukan hal yang sulit. Semesta yang lebih tahu harus memperlakukan apa pada orang-orang yang seperti ini. Biar saja semesta yang menjalankan takdir dalam perbuatan. Karena aku yakin setiap perbuatan baik buruk dan baik akan dipanen pada suatu hari dengan dua kali lipat dari pada yang kita tanam.

Aku tidak takut kehilangan. 
Aku tidak takut dia pergi.
Tapi tolong jangan sakiti dengan keribuan kebohongan yang seolah nyata.
Bukan tidak tahu apa yang dia lakukan, aku tahu dan mencoba untuk diam. Menunggu penjelasan dari dia.
Tapi aku terlalu lelah pada semua sikapnya. 
Aku memutuskan untuk pergi. Hatiku sudah lelah menangis untuk dia. Menangis dalam setiap kerinduan hanya tentang dia. Pada akhirnya yang tidak di hargai.

Bagaimana dengan kamu?
Apakah kamu akan mempertahankan pasangan seperti ini?
Pasangan yang tidak menghargai kamu?
Ayolah!
Pasti capekkan berjuang sendirian?
Bangkit dan menyerah pada hubungan yang tidak menghargai kamu.
Karena di luar sana banyak orang yang ingin menjadi pasangan kamu. 
Hanya saja kamu belum keluar dari situasi ini dan melihat dunia luar. Hati kamu masih merasa takut
Yakinlah,
Semua akan baik-baik saja