Belakangan ini banyak penyimpangan seksual yang terjadi di lingkungan tempat tinggal kita. Berikut adalah berbagai penyimpangan seksual yang terjadi.


1. Homoseksual dan Lesbian

Homoseksual merupakan kecenderungan atau prilaku yang menyenangi sesama jenis (laki-laki dengan laki-laki) secara seksual. Sedangkan perempuan dengan perempuan disebut dengan lesbian. Di sebagian negara barat perkawinan antara sesama jenis dilegalkan. Sedangkan beberapa negara-negara Islam dan negara-negara lain pada umumnya dianggap menyimpang dan tidak diakui sebagai pasangan suami istri. Jika homoseksual dan lesbian dilegalkan bagi manusia maka dapat dipastikan kepunahan manusia akan terjadi.

 

2. Sadisme dan Masokhisme

Sadisme adalah orang yang suka menyiksa pasangannya ketika berhubungan badan. Penyiksaan bisa berupa makian, pukulan, dan berbagai jenis penyiksaan lain. Dalam hal ini semnagkin tersiksa dan semangkin meronta-ronta pasangannya maka kepuasaan akan didapati. Banyak korban sadisme mengalami kematian karena penyiksaan yang dinikmati oleh pelakunya.

 

Masokhisme adalah orang yang suka disiksa pasangannya saat hubungan sex. Orang masokhisme selalu meminta pasangannya untuk menyiksa, memaki dan kekerasan lainnya yang akan menambah nafsu seksualnya. Masokhisme sangat menikmati siksaan yang diberikan dalam berhubungan sex. Semangkin kuat siksaan itu semnagkin mendapatkan kepuasaan.

 

3 Ekshibionisme dan Voyerisme

Ekshibionisme merupakan kebiasaan memamerkan bagian-bagian aurat, khususnya alat kelamin. Sedangkan voyerisme merupakan kebiasaan mengintip bagian-bagian tubuh orang lain yang tidaj sewajarnya untuk dilihat. Kedua kebiasaan buruk ini memberikan kenikmatan kepada pelakunya secara seksual. Orang yang mengidak Ekshibionisme biasanya menunggu korban di gag sempit atau belokan jalan untuk memamerkan secara terbuka bagian-bagian kelaminnya. Korban akan kaget dan lari maka pelaku akan menikmati secara erotis keaadaan yang terjadi. 

 

Pengidap voyerisme senang berjalan di suatu tempat yang memiliki peluang untuk mengintip lawan jenisnya ketika toilet, di tempat ganti pakaian atau tempat lain yang kemungkinan orang melepas pakaian. 

 

4. Pedofilia

Berasal dari bahasa Yunani, terdiri atas pais yang diartikan anak-anak dan ohilia dengan cintapersahabatan. Menurut istilah adalah kecenderungan atau tindakan yang mengarah pada tindakan seksual terhadap anak-anak kecil yang belum balig. Penyimpangan seksual ini pada umumnya dilakukan oleh pria, hanya sedikit dilakukan oleh perempuan.

 

5. Zoofilia (Bestiality)

Pada penyimpangan ini manusia tidak tertarik secara seksual dnegan manusia tetapi tertarik kepada hewan. Tindakan ini dilakukan dengan cara anal, vaginal  oral, atau dengan sentuhan erotis pada organ genital hewan atau sebaliknya hewan dilatih untuk melakukan sentuhan erotis seperti pijatan, jilatan dan lainnya.

 

Ada beberapa faktor orang menjadi zoofilia:

1. Adanya perasaan rendah diri dihadapan orang lain karen afaktor ekonomi, sosial, dan lainnya.

2. Pernah gagal dan disakiti dalam menjalin hubungan asmara yang sangat mendalam, kemudian berpandangan semua manusia sama.

3. Tidak ingin menerima berbagai resiko penolakan, tetiakan, cacian atau diceritakan.

4. Hasrat seksual yang sangat tinggi sementara penyslurannya tidak ada dan tidak manpu mengalihkan hasrat.

5. Penyakit tertentu yang disebabkan oleh faktor ketidakmampuan menggunakan logika secara cepat.

 

6. Nekrofilia

Berasal dari bahasa Yunani, necros yang Dikenal juga dengan thanatophilia atau necrilagnia merypakan istilah yang digunakan untuk menyebutkan sifat orang yang sennag berhubungan seksual dengan mayat dan philia yang berarti persahabatan atau cinta persahabatan. Karena hanya dengan berhubungan dengan mayat tidak akan ada penolakan, dilaporkan, dikhianatai cintanya dan pasti tidak akan hamil.

 

7. Wifeswap (Swing)

Kelainan ini menukar pasangan masing-masing, maupun dari pihak sendiri atau dari pihak ketiga.

 

Lingkungan keluarfa sangat berperan untuk membantu memulihkab atau penyembuhkan orang dnegan penyimpangan seksual. Psikoterapis dan nasihat agama juga diperlukan. Diharapkan tidak ada pengucilab dari keluarga atau masyarakat karena dapat memperparah kondisi kelaianan.